Super mom?..hmm..
Julukan itu memang pantas ditujukan untuk setiap ibu di dunia..no matter what.. Ibu rumah tangga, ibu berkarier,ibu wirausaha..every mom is a super mom..
Ibu berkarier,meskipun "tampaknya" lebih banyak menghabiskan waktu di kantor,dan lebih mendelegasikan urusan rumah tangga dan anak-anaknya pada asisten atau pengasuh,tetap saja hati dan pikirannya tetap "tune in" pada rumah,anak dan suaminya. Well,the biggest reason are the children right?..ayo..ibu-ibu yang bekerja diluar rumah,pasti setiap hari mengalami "morning crowded". Menyiapkan sarapan (walau tetap asisten yang mengerjakan,but at least memikirkan menunya :D)..menyiapkan pakaian kerja suami,seragam anak-anak,lalu sibuk menyiapkan diri sendiri. Lanjut mengantar anak sekolah (tentatif ya bu..),berangkat ke kantor yang jaraknya cukup melelahkan karena macetnya..(Hello..ini jakarta..macet sih "manusiawi"..hehe).
Di kantor pun masih harus mengecek keberadaan anak-anak,sudah pulang sekolah atau belum,makan siang,les,dan lain-lain. Belum lagi suami yang pastinya harus diperhatikan juga. Sementara pekerjaan menuntut konsentrasi dan mood yang maksimal. Apalagi yang pekerjaannya ada istilah "deadline". Hadeuuhh..tambah keriting deh..hahaha..
Pulang kantor,sampai dirumah pekerjaan rumah menunggu. Untuk yang punya asisten mungkin tinggal mengecek dan memberi instruksi. Tapi bagi yang harus mengerjakan sendiri,urusan beres-beres rumah,memasak makan malam,mengurus anak dan suami sepulang bekerja pastinya sangat menyita waktu dan tenaga yang lumayan bikin mood hilang.
Ibu rumahtangga..job deskripsinya tentu sudah jelas dan terbayang jenis kegiatannya. Dari bangun tidur sampai mau tidur lagi,urusan rumahtangga memang seperti tidak ada habisnya. Belum lagi potensi kejenuhan yang bisa menyebabkan stres,terutama dialami oleh ibu-ibu yang sebelumnya terbiasa berkegiatan diluar rumah. Bayangkan,24 jam sehari yang dilihat hanya rumah dan seisinya..wajar bila minimal seminggu sekali para ibu rumahtangga berhak mendapat kesempatan untuk jalan-jalan keluar rumah,sekedar refreshing atau cuci mata di mal..(Bapak-bapak jangan merengut yaa.. :D ).
Mengerjakan hal yang sama dalam kurun waktu yang panjang memang membutuhkan kreatifitas dan kemampuan tersendiri,khususnya untuk ibu rumahtangga,agar terhindar dari kejenuhan tingkat tinggi. Sebab suami dan anak-anak tetap membutuhkan perhatian dan pelayanan yang maksimal,gak perduli sang ibu sedang "galau"..hehehe..
Ibu wirausaha..hemm,boleh setuju boleh tidak, menurutku ibu yang satu ini adalah gabungan dari kedua "jenis" ibu diatas. *malu-malu menunjuk diri sendiri*..
Sebagai ibu rumahtangga, mengurus rumah,suami dan anak-anak dengan segala pernak-perniknya. Sebagai wirausaha,mengurus bisnis dan pekerjaan yang mendatangkan Rupiah.. Well,I tell you what..it's a complete job which needed complete personality..
Pandai mengatur waktu,me-manage pekerjaan rumah dan usaha,ekstra tenaga dan pikiran,hati seluas samudera..(Yang terakhir a.k.a sabaarr..) Adalah "must have ability" untuk ibu wirausaha. Belum lagi menghadapi perjalanan usaha yang pasang surut,pasti harus punya ekstra "ketangguhan",sebab di sisi lain suami dan anak-anak harus tetap terpenuhi kebutuhannya,no matter what..
Intinya sih,apapun profesinya,seorang ibu sejatinya adalah "super mom". Mengandung, melahirkan,mengurus dan membesarkan anak-anaknya,mengurus suami dan rumahtangga. Subyektif mungkin,bila aku mengatakan seorang ibu memang "kodratnya" begitu. Itulah mengapa ada istilah "surga ada di telapak kaki ibu". Sebab seorang ibu, pun yang kelihatannya tidak perduli,atau yang "feminis",atau yang menuntut persamaan derajat, jauh di dalam hati dan pikirannya, setiap saat yang teringat adalah suami dan anak-anaknya..
So moms..let's proud and make a standing applause for our self..cause we are SUPER MOM..
Dedicated to my mother..the best mom ever..
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar